Penulis: NetNews
Deli Serdang, NetNews.co.id – Lebih satu tahun kondisi jalan lintas provinsi yang menghubungkan antara Kecamatan Bangun Purba dengan Kecamatan Gunung Meriah, di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara. Kondisi jalan alami kerusakan sangat parah dan buat kekawatiran bagi masyarakat akan melintas untuk ekstra hati-hati agar tidak terjatuh.
Kerusakan jalan diakibatkan, tidak adanya kepedulian dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui dinas terkait. Terkait Infrastruktur jalan buruk tersebut, sejumlah unsur Forkopimca Bangun Purba, pihak Swasta dan masyarakat bergotong-royong memperbaiki ruas jalan yang rusak dengan cara menimbun jalan yang sudah seperti kubangan kerbo.
Komandan Koramil 0204-19/Bangun Purba, Kapten Inf Warsito yang didampingi Babinsa, Sertu Adi W menjelaskan Kondisi badan jalan yang berada di perbatasan antara Desa Damak Maliho dengan Desa Bah Balua itu pun penuh lubang. Endapan lumpur juga terlihat di sana-sini. Tak ada jalur yang bisa dipilih untuk melintasinya. Kalau pun nekad, meski ekstra hati-hati agar tidak celaka.
“Selama ini warga yang ada di dua kecamatan mengeluhkan kondisi jalan tersebut, terutama bagi mereka yang datang dari Medan menuju Gunung Meraih atau sebaliknya, jalan itu tidak layaklah dilewati,” ucapnya Kapten Inf Warsito. Rabu (13/9/2023).

Dikatakan Kapten Warsito, dirinya bersama sejumlah unsur Forkopimca Bangun Purba telah turun ke lokasi. Mereka melihat langsung proses perbaikan badan jalan yang rusak parah itu.
“Kodim 0204/DS melalui Koramil 0204-19/BP memanfaatkan CSR sejumlah perusahaan perkebunan swasta di daerah sekitar untuk perbaikan jalan yang rusak ini,” jelas Kapten Warsito.
Ia pun bersyukur, masih ada perusahaan perkebunan swasta yang peduli dengan kondisi lingkungan sekitar. Di antaranya PT Cinta Raja Silinda dan PT SAP Mabar. “Pihak perusahaan merespon cepat dengan keadaan jalan provinsi ini,” tambahnya lagi.
Di lokasi pekerjaan, tidak hanya karyawan PT Cinta Raja Silinda dan PT SAP Mabar saja yang turun. Warga masyarakat setempat juga ikut bergotongroyong. Mengangkat batu cadas dan menimbun genangan lumpur pada lobang yang menganga, dilakukan secara bahu membahu.
“Alhamdulillah, warga juga tak kalah pedulinya dengan upaya perbaikan jalan provinsi ini, sehingga proses pekerjaannya akan lebih cepat untuk bisa dimanfaatkan oleh pengguna jalan raya,” sebut mantan Kaur Media Online Pendam I/BB ini.

Sambil terus memonitor pekerjaan, Kapten Warsito juga berdialog dengan warga sekitar. Ia berharap, perbaikan jalan yang sudah rusak parah ini bisa cepat rampung.
“Kalau nanti sudah selesai, mohon bapak-bapak warga di sini bisa menjaga dan merawatnya, sehingga masa pakainya lebih lama,” pesan Kapten Warsito.
Diakuinya, upaya Kodim 0204/DS melalui Koramil 0204-19/BP yang menggandeng swasta untuk perbaikan jalan provinsi ini, adalah wujud kepedulian TNI AD dalam membantu pemerintah melakukan percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
“TNI AD adalah bagian dari pemerintah, karenanya ikut juga bertanggungjawab terhadap upaya mensejahterakan rakyat melalui percepatan pembangunan. Oleh sebab itu, mohon nantinya dirawat dan dijaga jalan yang diperbaiki ini,” pungkasnya.
Turut hadir di lokasi, antara lain Humas PT Cinta Raja Silinda, Edward F Sembiring, Kasi Trantib, Sauli Tarigan beserta anggota, dan sejumlah tokoh masyarakat setempat. (Tim/Net)