Tim: Netnews
Medan, Netnews.co.id – PT PLN (Persero) terus bergerak dengan langkah tegas untuk memulihkan gangguan kelistrikan yang melanda jaringan transmisi di sebagian wilayah Sumatera bagian selatan. Gangguan yang terjadi pada jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV Linggau-Lahat telah menyebabkan dampak yang signifikan bagi sejumlah wilayah di Sumatera.
Manager Komunikasi & TJSL PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Surya Sahputra Sitepu, menyampaikan bahwa lebih dari 90 persen atau lebih dari 2 juta pelanggan yang terdampak di wilayah Sumatera Utara telah kembali menikmati pasokan listrik.
“Hingga Rabu pukul 01.00 WIB, kondisi kelistrikan di wilayah Sumatera Utara telah berhasil dipulihkan lebih dari 90 persen. Penormalan dilanjutkan secara bertahap ke jaringan distribusi pelanggan lain yang masih terdampak padam,” ungkap Surya, rabu (05/06/2024) malam.
Dijelaskan Surya, penyebab padamnya jaringan transmisi dengan beban tinggi adalah akibat gangguan pada jaringan SUTET 275 kV Linggau-Lahat. Akibatnya, pembangkit listrik turut padam secara otomatis dan memerlukan waktu dalam proses penyalaan kembali, terutama Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Surya menekankan bahwa dalam proses pemulihan ini, manajemen pengaturan beban menjadi kunci utama untuk menjaga kestabilan listrik pada wilayah terdampak.

Petugas PLN UID Sumut Lakukan Managemen Pengaturan Beban Sistem Kelistrikan
Meskipun demikian, PLN mengakui adanya ketidaknyamanan yang dialami pelanggan terdampak dan dengan tegas menyampaikan permohonan maaf atas kondisi ini. PLN telah menurunkan ratusan petugas yang terus bersiaga di lapangan dan di pusat kontrol untuk memastikan pemulihan seluruh sistem secepatnya.
“Kami sebelumnya meminta maaf kepada pelanggan terdampak di wilayah Sumatera Utara, dan kami juga telah menurunkan ratusan petugas di lapangan untuk bersiaga selama 24 jam,” tambahnya.
Gangguan kelistrikan merupakan tantangan yang membutuhkan tanggapan cepat dan efisien. PLN berkomitmen untuk terus meningkatkan infrastruktur dan kapasitas operasionalnya guna memastikan pasokan listrik yang handal dan stabil bagi masyarakat.
Dengan koordinasi yang baik antara pihak PLN, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan dampak dari gangguan kelistrikan semacam ini dapat diminimalisir dan waktu pemulihan dapat dipercepat. (Tim/Net)