Tim: Netnews
Tanah Karo, Netnews.co.id – Sulastri Wulandari wanita berusia 43 tahun warga Jalan Binjai, KM 12, Blok 1 Binjai. terjatuh ke jurang di kawasan objek wisata Penatapan, Desa Doulu, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada jumat (12/4/2024).
Korban terjatuh ke bawah jurang dekat kamar mandi di salah satu warung jagung di kawasan Penatapan di Jalan Jamin Ginting, Berastagi dan wanita asal kota Binjai akhirnya ditemukan dalam jurang sekira pukul 19.00 WIB.
Kapolres Tanah Karo, AKBP Wahyudi Rahman mengatakan, dari hasil keterangan saksi saksi dilokasi tempat kejadian. Diketahui korban bernama Sulastri Wulandari yakni warga kota binjai dimana saat itu korban datang ke penatapan berastagi bersama keluarga untuk berliburan lebaran.
“Berdasarkan keterangan dari saksi jika sebelum kejadian korban diketahui sedang ke kamar mandi di salah satu warung di sana bersama suaminya Wibowo. Namun, saat korban menunggu suaminya di luar kamar mandi, korban sempat mengeluh jika ia mengalami pusing,” kata Rahman.
“Tidak lama kemudian suami korban keluar dari kamar mandi dan langsung berteriak minta tolong jika istrinya telah jatuh ke jurang, mendengar jeritan suami korban, pihak keluarga bersama pengunjung lainnya langsung mencari keberadaan korban di dalam jurang,” ucap AKBP Wahyudi Rahman, sembari menyebutkan itulah keterangan dari saksi pihak keluarga korban.

Dikatakan AKBP Wahyudi Rahman korban Sulastri Wulandari dinyatakan meninggal dunia oleh dokter dimana setelah ditemukan korban dalam keadaan tak sadarkan diri, selanjutnya pihak keluarga korban dan pengunjung lainnya mengevakuasi korban untuk dibawa berobat Klinik terdekat.
“Korban ditemukan di dalam jurang sedalam 10 meter dan ditemukan dalam keadaan tak sadarkan diri saat itu korban dilarikan ke di Klinik Harapan Ibu di Desa Lau Gendek. Berdasarkan pemeriksaan oleh petugas kesehatan di klinik tersebut kita dapatkan informasi jika korban telah meninggal dunia pada saat tiba di klinik.
Dijelaskannya, berdasarkan pemeriksaan oleh petugas kesehatan di klinik tersebut dr. Rahmenda Sembiring setelah dilakukan pemeriksaan luar, di tubuh korban ditemukan pada bagian kepala belakang sebelah kiri dan kanan bengkak atau benjol, dari mulut dan hidung mengeluarkan darah dan luka robek dikening sebelah kanan.
“Hasil pemeriksaan petugas Medis di klinik, dari tubuh korban mengalami pada bagian kepala belakang, dari mulut dan hidung mengeluarkan darah dan luka robek dikening sebelah kanan dan keluarga korban juga menolak korban dilakukan autopsy dan korban kemarin langsung dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka di kota Binjai,” tutup Kapolres Tanah Karo, itu. (Tim/Net)