Labura, NetNews.co.id – Warga Kampung Mesjid, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, berhasil menangkap seekor buaya muara yang selama beberapa bulan terakhir meresahkan penduduk setempat, terutama para nelayan. Buaya sepanjang 4,5 meter tersebut ditangkap menggunakan pancing dengan umpan seekor monyet Minggu, (30/6/2024).
Penangkapan buaya ini dilakukan oleh Ridwan Simanjuntak, yang akrab disapa Atok Duan (56), warga Ujung Tanjung. “Buaya itu dapat dipancing oleh salah satu warga Ujung Tanjung, Ridwan Simanjuntak, karena sering mengganggu masyarakat terutama para nelayan,” jelas Ahmad, warga Kampung Mesjid, saat dikonfirmasi melalui panggilan WhatsApp.
Menurut Ahmad, pancing dengan umpan seekor monyet dipasang sehabis magrib, dan buaya tersebut tertangkap sekitar pukul 12.00 WIB. “Buaya itu kemudian digiring menggunakan sampan boat ke tangkahan Ujung Tanjung dalam kondisi sudah mati. Demi keamanan, warga mengikat kaki dan mulut buaya tersebut,” lanjut Ahmad.
Warga Kampung Mesjid mengaku lega setelah berhasil menangkap buaya yang kerap terlihat berkeliaran di tepian Sungai Kualuh. Sebelumnya, buaya ini telah menyebabkan keresahan dan ketakutan, terutama bagi para nelayan yang sering beraktivitas di tepian sungai.
BKSDA Sumatera Utara akan mengevakuasi buaya tersebut untuk memastikan penanganan yang sesuai. Buaya muara yang ditangkap ini sebelumnya telah menyebabkan beberapa insiden, bahkan mengakibatkan kematian.
“Buaya ini sudah sering memakan korban. Warga yang bermukim di tepian Sungai Kualuh sangat resah, terutama para nelayan yang merasa keselamatannya terancam,” ungkap Obay, seorang warga setempat.
Penangkapan buaya muara ini diharapkan dapat mengembalikan rasa aman bagi warga Kampung Mesjid dan sekitarnya, sehingga mereka bisa kembali beraktivitas dengan tenang di sepanjang Sungai Kualuh.
(Sulaiman Sitorus)