Tim: Netnews
Medan, Netnews.co.id – Kepala Rutan Kelas I Medan, Nimrot Sihotang, mengungkapkan apresiasi yang dalam terhadap upaya pelayanan kesehatan yang diberikan kepada para warga binaan di fasilitas ini. Menurutnya, pelayanan kesehatan bukan hanya merupakan tanggung jawab, tetapi juga merupakan jendela harapan bagi mereka yang kebebasannya terbatas.
“Dalam lingkungan rutan, di mana kebebasan dibatasi, pelayanan kesehatan menjadi sangat penting. Para dokter dan perawat kami tidak hanya merawat fisik, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kesehatan jiwa para penghuni. Mereka bekerja tanpa lelah untuk memastikan setiap penghuni mendapatkan perawatan terbaik,” kata Nimrot, Rabu (3/7/2024).
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, Rutan Kelas I Medan memperkenalkan beberapa inovasi, seperti Tim Dokter dan Perawat Keliling (Darling), Pemasyarakatan Peduli Lansia (Pemara), serta program Peduli Mental. Ini merupakan upaya konkret untuk memaksimalkan kualitas hidup dan kesehatan para warga binaan.
Dokter di Rutan Kelas I Medan, Dwi Barus, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan secara rutin dengan tujuan untuk meningkatkan responsifitas terhadap keluhan kesehatan para warga binaan.
“Kami selalu berupaya keras untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang sudah berjalan dengan baik. Dengan adanya inovasi ini, kami dapat menangani keluhan lebih cepat dan efektif,” ujarnya.
Nimrot Sihotang juga menambahkan, “Semua orang berhak atas kesehatan dan layanan kesehatan yang baik, termasuk warga binaan. Saya sangat mengapresiasi kerja keras dan dedikasi tim medis rutin yang telah menciptakan inovasi-inovasi ini. Pelayanan kesehatan yang berkualitas adalah tanggung jawab utama Rutan Kelas I Medan.”
Inovasi-inovasi ini tidak hanya mencerminkan komitmen Rutan Kelas I Medan dalam meningkatkan kesejahteraan warga binaan, tetapi juga sebagai bukti nyata bahwa setiap individu, tanpa memandang latar belakang, berhak mendapatkan perlakuan yang adil dan layanan kesehatan yang berkualitas. (Tim/Net)