Jakarta, NetNews.co.id – Di tengah isu yang diangkat oleh aksi massa bertajuk ‘Indonesia Gelap’, berbagai pihak menilai bahwa narasi tersebut tidak berdasar dan tidak mencerminkan kondisi nyata Indonesia saat ini. Perekonomian nasional menunjukkan stabilitas yang kuat, dengan inflasi berada pada level terendah dan pertumbuhan ekonomi yang konsisten.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perekonomian Indonesia tetap stabil di tengah ketidakpastian global. Inflasi nasional yang saat ini berada pada level terendah di dunia menjadi indikator kuat kestabilan tersebut. Selain itu, pertumbuhan ekonomi yang tetap berada di atas rata-rata global menandakan fundamental perekonomian Indonesia yang kokoh. “Saya sangat gembira, perekonomian kami terkendali. Inflasi kami salah satu yang terendah saat ini di dunia,” ujar Presiden Prabowo Subianto. “Pertumbuhan kami juga diperkirakan tetap di atas rata-rata dunia. Hampir seluruh sektor berjalan terkendali, meskipun perkembangan geopolitik dunia sangat ketat,” tambahnya.
Anggota Komisi XIII DPR RI, Arisal Aziz, mengapresiasi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah. Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan keberpihakan terhadap kepentingan rakyat dengan memastikan penggunaan anggaran lebih efektif. “Langkah efisiensi yang diambil oleh Presiden Prabowo mencerminkan keberpihakan terhadap kepentingan rakyat,” ucapnya. “Dengan mengurangi anggaran yang kurang produktif dan mengalihkannya ke sektor yang lebih membutuhkan, diharapkan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” kata Arisal.
Selain itu, Komisi XIII DPR RI menyetujui perubahan pagu anggaran karena adanya efisiensi anggaran terhadap 10 kementerian dan lembaga yang menjadi mitra. Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, meminta kepada kementerian/lembaga untuk memastikan efisiensi anggaran yang dilakukan tidak mengurangi efektivitas program prioritas, serta tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat dengan tetap memperhatikan prinsip transparansi dan akuntabilitas agar pengelolaan keuangan negara semakin efisien, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Di tengah situasi ekonomi yang tetap terkendali, serangkaian aksi massa yang membangun narasi ‘Indonesia Gelap’ justru bertentangan dengan kenyataan di lapangan. Masyarakat diminta untuk lebih waspada terhadap provokasi yang dapat menimbulkan ketakutan serta meningkatkan stabilitas nasional.
Dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran dan perekonomian yang stabil, diharapkan kesejahteraan masyarakat Indonesia akan terus meningkat. Pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan langkah-langkah strategis demi kepentingan rakyat dan pembangunan nasional yang berkelanjutan.
(Red)