NETNEWS.CO.ID, MEDAN – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang (KC) Medan Thamrin sukses menyelenggarakan simulasi tanggap bencana banjir dalam rangka Business Continuity Management (BCM) tahun 2026. Kegiatan dilaksanakan di Kolam Renang Paradiso Medan, bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara.
Simulasi ini dirancang untuk menguji kesiapsiagaan seluruh karyawan BRI KC Medan Thamrin menghadapi potensi banjir yang sering mengancam wilayah pesisir Medan. Para staf operasional, manajemen, dan tim keamanan, yang dibagi menjadi kelompok-kelompok untuk mensimulasikan evakuasi darurat, penyelamatan korban, serta pemulihan operasional pasca-bencana.
Kegiatan dibuka dengan briefing teknis dari tim BPBD Sumatera Utara, yang menyampaikan prosedur standar penanganan banjir sesuai pedoman nasional. Peserta kemudian mempraktikkan skenario banjir besar dengan menggunakan peralatan simulasi seperti boneka korban, pelampung, dan perahu karet yang disediakan di kolam renang.
Kepala Cabang BRI Medan Thamrin, Tarmizi, menegaskan pentingnya simulasi ini bagi keberlanjutan bisnis BRI.
“Simulasi tanggap banjir ini merupakan bagian integral dari BCM BRI tahun 2026. Kami ingin memastikan bahwa layanan perbankan kepada nasabah tetap prima meski dihadapkan pada bencana alam. Kerja sama dengan BPBD Sumatera Utarasangat berharga untuk meningkatkan koordinasi dan respons cepat,” ujar Tarmizi, seperti diterima kamis (23/04/2026) siang.
Dalam sesi evaluasi, peserta menyelesaikan simulasi dalam waktu 45 menit, di mana tim penilai mencatat kekuatan di bidang evakuasi tapi menyoroti perlunya peningkatan komunikasi antarunit. BPBD Provinsi Sumatera Utara memberikan apresiasi atas komitmen BRI dalam membangun ketahanan organisasi.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat partisipasi dan foto bersama. Simulasi ini tidak hanya memperkuat kemampuan internal BRI KC Medan Thamrin, tapi juga berkontribusi pada kesadaran masyarakat Medan akan mitigasi bencana banjir.
BRI berkomitmen terus menggelar drill serupa secara berkala untuk mendukung visi Business Continuity Management yang tangguh, sejalan dengan prinsip pelayanan prima di tengah tantangan lingkungan. (Arda)